• Document: Analisis Dosis Keluaran Berkas Foton dan Elektron Energi Tinggi Pesawat Linac Elekta Precise 5991 Berdasarkan Code of Practice IAEA TRS 398 Hendra Setiawan 1,a) dan Rena Widita 1,b) 1 Labo...
  • Size: 658 KB
  • Uploaded: 2019-07-20 17:59:04
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PROSIDING SKF 2016 Analisis Dosis Keluaran Berkas Foton dan Elektron Energi Tinggi Pesawat Linac Elekta Precise 5991 Berdasarkan Code of Practice IAEA TRS 398 Hendra Setiawan1,a) dan Rena Widita1,b) 1 Laboratorium Biofisika, Kelompok Keilmuan Fisika Nuklir dan Biofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha no. 10 Bandung, Indonesia, 40132 a) hendrasetiawan@s.itb.ac.id (corresponding author) b) rena@fi.itb.ac.id Abstrak Radioterapi adalah tindakan pengobatan yang memanfaatkan radiasi pengion untuk mematikan sel kanker pada pasien disertai upaya meminimalkan kerusakan jaringan sehat. Perencanaan terapi dan pemberian dosis yang tepat akan menentukan keberhasilan radioterapi. AAPM (American Association of Physicists in Medicine) merekomendasikan bahwa dosis keluaran berkas oleh mesin berada pada jangkauan ketidakakuratan ±2-3%. Dengan demikian diperlukan suatu jaminan mutu dan kendali mutu berkas radiasi secara berkala guna mencapai keberhasilan pengobatan secara maksimal. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk menganalisis nilai dosis keluaran berkas foton dan elektron pesawat Linac Electa Precise 5991 milik Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung berdasarkan Code of Practice IAEA TRS 398. Dosis keluaran berkas foton energi 6 MV dan 10 MV, diperoleh masing-masing 1.0018 cGy/MU dan 1.0030 cGy/MU dengan deviasi masing-masing adalah 0.18% dan 0.30%. Sedangkan untuk berkas elektron energi 6 MeV, 8 MeV, 10 MeV, 12 MeV, dan 15 MeV, diperoleh nilai masing-masing 0.9994 cGy/MU, 0.9987 cGy/MU, 1.0003 cGy/MU, 1.0010 cGy/MU, dan 0.9987 cGy/MU dengan deviasi masing-masing adalah 0.06 %, 0.13%, 0.03%, 0.19%, dan 0.13%. Deviasi yang terjadi telah memenuhi batas toleransi yang direkomendasikan AAPM. Kata-kata kunci: Dosis keluaran, berkas foton, berkas elektron, Linac, TRS 398 PENDAHULUAN Radioterapi adalah suatu tindakan pengobatan dengan menggunakan sumber radiasi pengion sebagai upaya mematikan atau menghentikan kemampuan reproduksi sel tumor di dalam tubuh pasien, disertai upaya membatasi kerusakan jaringan sehat dalam lapangan radiasi sehingga tidak mengganggu kualitas hidup pasien. Sekitar tahun 1950, sebagian besar penyinaran radioterapi eksternal dilakukan dengan menggunakan berkas sinar x pada tegangan hingga 300 kVp. Pada perkembangan selanjutnya terjadi peningkatan energi radiasi dengan memanfaatkan unit Cobalt-60. Pada tahun 1960 secara bertahap unit penyinaran kilovoltage konvensional tidak lagi digunakan sepenuhnya, yakni hanya bergantung dari kasus yang dihadapi [1]. Sejak dekade 1970-an, unit penyinaran mulai beralih pada akselerator linear (Linear Accelerator, Linac) energi tinggi yang memiliki multienergi berkas foton dan elektron, yaitu berkisar 6 – 18 MV untuk foton dan 4 – 22 MeV untuk elektron. Dosis radiasi yang berasal dari radiasi pengion dan diberikan pada sel tumor harus terdistribusi secara merata atau homogen sesuai dengan aturan ICRU (International Commission on Radiation Units and Measurements) yaitu dosis maksimum dalam rentang 95% – 107%. Perencanaan terapi dan pemberian dosis ISBN: 978-602-61045-1-9 14‐15 Desember 2016 180 PROSIDING SKF 2016 yang tepat akan menentukan keberhasilan pengobatan tersebut. AAPM (American Association of Physicists in Medicine) merekomendasikan bahwa dosis serap oleh tumor diperbolehkan berada pada jangkauan ketidakakuratan ±5% sedangkan dosis keluaran oleh mesin berada pada jangkauan ketidakakuratan ±2-3% [2]. Dengan demikian diperlukan suatu jaminan mutu (Quality Assurance, QA) dan kendali mutu (Quality Control, QC) berkas radiasi secara berkala guna mencapai keberhasilan pengobatan secara maksimal. Oleh karena itu pada tulisan ini akan dikaji nilai dosis keluaran berkas foton dan elektron pesawat Linac Electa Precise 5991 milik Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung berdasarkan Code of Practice IAEA TRS 398 sebagai bagian dari kalibrasi bulanan serangkaian QA dan QC berkas radiasi. Masalah yang diangkat dibatasi untuk tinjauan berkas keluaran foton berenergi 6 MV dan 10 MV serta berkas keluaran elektron berenergi 6 MeV, 8 MeV, 10 MeV, 12 MeV, dan 15 MeV. DASAR TEORI Akselerator Linear (Linear Accelerator/Linac) Akselerator Linear (Linear Accelerator/Linac), merupakan salah satu perangkat utama dalam radioterapi yang menggunakan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tinggi untuk mempercepat partikel be

Recently converted files (publicly available):