• Document: Optimasi Tata Letak Semi Dinamis Raw Material Fast Moving Pada Gudang Dengan Pendekatan Matematis
  • Size: 282.18 KB
  • Uploaded: 2019-05-18 03:41:49
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

JURNAL TEKNIK (2014) - 1 Optimasi Tata Letak Semi Dinamis Raw Material Fast Moving Pada Gudang Dengan Pendekatan Matematis Abdan Sakur Ad hani, Budi Santosa Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: budi_s@ie.its.ac.id Abstrak - Gudang merupakan tempat penyimpanan yang waktu, dan tepat kualitas. PT. X juga sedang menerapkan menjadi tulang punggung sistem logistik. Hingga saat ini, begitu world class manufacturing yang berkomitmen banyak penelitian dengan berbagai metode telah dilakukan untuk mengefisiensikan semua aktifitas produksi serta mengefisiensikan tata letak dan operasional gudang. Namun mengoptimalkan setiap proses dari datangnya raw material demikian, efsiensi yang telah dilakukan hanya berlaku untuk dari supplier hingga pengiriman produk untuk meningkatkan gudang dengan karakteristik yang sama dengan kondisi penelitian. daya saing di tingkat dunia. Adapun komponen dasar yang PT. X merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang perlu ditingkatkan adalah produk, kualitas, biaya, dan sistem bergerak di bidang consumer goods. Keterbatasan luas gudang dan pengiriman. sistem produksi just in time yang diaplikasikan oleh perusahaan tersebut memaksa penataan raw material di gudang tersebut Hampir semua produk diproduksi pada mesin fast bersifat semi dinamis dimana penataan beberapa raw material moving yang dapat menghasilkan hingga ratusan produk per dapat berubah seiring dengan jenis dan kuantitas produk yang menit. Produk yang cukup bervariasi membuat PT. X diproduksi pada hari itu. Penelitian ini menggunakan model secara memberlakukan sistem penjadwalan produksi yang menuntut matematis dalam dua skenario untuk mendapatkan penataan raw material yang optimal. Skenario pertama memungkinkan satu mesin dapat memproduksi beberapa varian produk yanga tercapainya solusi dengan jarak tempuh material handling yang masih dalam product family. Sistem produksi ini dapat minimal namun pada beberapa penataan terkesan acak karena berjalan dengan baik jika didukung dari segi logistik yang adanya jarak beberapa rak yang hampir sama pada baris rak yang layak. berbeda. Pada skenario dua terlihat total jarak sedikit lebih buruk Salah satu bagian dari logistik yang cukup kritis daripada skenario pertama namun dari sisi penataan jauh lebih dalam sistem produksi PT. X adalah gudang raw material. baik karena material yang sama memiliki letak yang berdekatan. Jumlah permintaan yang dinamis serta variasi produk yang Keywords : Layout Gudang, Optimasi. cukup banyak menyebabkan PT. X perlu memperhatikan jadwal produksi yang berujung pada penentuan jumlah dan I. PENDAHULUAN lokasi raw material di gudang. Lokasi raw material di gudang akan mempengaruhi total jarak yang dilalui oleh material Gudang merupakan salah satu fasilitas logistik yang handling, yang dalam kasus ini dilakukan oleh operator palet berfungsi sebagai penyimpanan berbagai macam jenis mover. produk yang memiliki unit penyimpanan dalam jumlah yang Saat ini lokasi raw material di salah satu pabrik PT. besar maupun yang kecil dalam jangka waktu saat produk X cabang Rungkut ditata berdasarkan mesin yang beroperasi. dihasilkan oleh pabrik (penjual) dan saat produk dibutuhkan Raw material untuk mesin yang dinilai paling memberikan oleh pelanggan atau stasiun kerja dalam fasilitas produksi keuntungan bagi PT. X diletakkan paling dekat dengan pintu [1]. Berdasarkan penelitian, biaya operasi gudang diestimasikan sebesar 15% - 70 % dari total biaya manufaktur produksi. Demikian seterusnya hingga secara berurutan raw [2]. Secara umum, gudang merupakan fasilitas vital bagi lini material ditata di gudang pabrik ini. Penataan demikian produksi karena gudang berfungsi sebagai penyimpanan menyebabkan seringkali terjadi penumpukan raw material di sementara bahan baku untuk kelancaran proses produksi. Tata area tertentu bersamaan dengan kosongnya beberapa rak raw letak gudang yang baik adalah yang mampu memanfaatkan material di bagian gudang yang lain. ruang penyimpanan secara efektif untuk meningkatkan utilitas D

Recently converted files (publicly available):