• Document: Electronic Data Processing
  • Size: 588.04 KB
  • Uploaded: 2019-05-17 06:06:15
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

Electronic Data Processing Pengertian Electronic Data Processing Pemrosesan data elektronik (electronic data processing disingkat EDP) adalah metode dalam suatu pemrosesan data komersial. Sebagai bagian dari teknologi informasi, EDP melakukan pemrosesan data secara berulang kali terhadap data yang sejenis dengan bentuk pemrosesan yang relatif sederhana. Sebagai contoh,pemrosesan data elektronis dipakai untuk pemutakhiran (update) stock dalam suatu daftar barang (inventory), pemrosesan transaksi nasabah bank, pemrosesan booking untuk tiket pesawat terbang, reservasi kamar hotel, pembuatan tagihan untuk suatu jenis layanan, dll. PENGERTIAN EDP • Selain itu, Pengertian Electronic Data Processing ( EDP ) secara umum adalah penggunaan metode automatis dalam pengolahan data komersil. Biasanya penggunaan EDP ini relatif simple, aktivitas yg berulang untuk memproses informasi dalam jumlah yg besar. • Misalnya : update stok barang untuk dimasukkan ke dalam inventaris, transaksi banking untuk dimasukkan ke dalam account dan master file pelanggan, booking dan pemesanan tiket ke system reservasi maskapai penerbangan,dll. Pemahaman Atas Sistem Pengolahan Data Elektronik • Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan. Data dapat berupa angka-angka, huruf-huruf atau simbol-simbol khusus atau gabungan darinya. • Data mentah masih belum mempunyai arti sehingga perlu diolah lebih lanjut. Pengolahan data (data processing) adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti, berupa suatu informasi. • Informasi adalah hasil dari kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih berguna atau lebih mudah dimengerti. SIKLUS PENGOLAHAN DATA Suatu proses pengolahan data terdiri dari 3 tahapan dasar yang disebut siklus pengolahan data (Data Processing Cycle) yaitu input, processing, output. INPUT PROCESSING OUTPUT Tiga tahap dasar dari pengolahan data tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi expanded data processing cycle, yaitu : ORIGINATION INPUT PROCESSING OUTPUT DISTRIBUTION STORAGE ORIGINATION Tahap ini berhubungan dengan proses dari pengumpulan data yang biasanya merupakan proses pencatatan data ke dokumen dasar INPUT Tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses komputer lewat alat input PROCESSING Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh alat pemroses, yang dapat berupa menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di storage OUTPUT Tahap ini merupakan proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke alat output yaitu berupa informasi DISTRIBUTION Tahap ini merupakan proses dari distribusi output kepada pihak yang berhak dan membutuhkan informasi STORAGE Tahap ini merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke simpanan luar. Hasil dari pengolahan yang disimpan di storage dapat digunakan sebagai bahan input untuk proses selanjutnya JENIS – JENIS ORGANISASI Apabila dilihat dari perspektif informasi, perkembangan maupun jenis dari organisasi dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yakni: 1. Stone age office Merupakan jenis organisasi bisnis yang masih mengandalkan tenaga kerja dalam setiap aktivitasnya. Pekerjaan yang diautomasikan masih sangat jarang, bahkan terkadang masih belum ditemukan dalam kegiatan operasional organisasi bisnisnya. Biasanya organisasi bisnis seperti ini, merupakan jenis usaha kecil menengah yang tergolong masih tradisional atau organisasi bisnis yang sifatnya padat karya. JENIS – JENIS ORGANISASI 2. Computer age office Model organisasi seperti ini, memiliki cukup banyak pekerjaan yang diautomasikan dengan bantuan komputer. Organisasi bisnis seperti ini, sudah mulai menggunakan Sistem Operasi (Operating System) tertentu dalam mengolah data maupun menyimpan data, walaupun masih cukup sederhana. Terkadang model organisasi seperti ini lebih dikenal dengan istilah semi komputerisasi, karena sebagian masih tradisional, namun sebagian lagi sudah menggunakan komputer dalam kegiatan operasional sehari-harinya. JENIS – JENIS ORGANISASI 3. Information age office Dalam organisasi seperti ini, komputer bukan hanya digunakan dalam pekerjaan rutin sehari-hari, namun juga digunakan sebagai alat untuk membantu berkomunikasi dan memperoleh informasi secara cepat. Organisasi seperti ini sudah berada dalam tahap keunggulan informasi yang dikonversikan menjadi keunggulan bersaing. AUDIT EDP / TEKNOLOGI INFORMASI PEMBAGIAN KEGIATAN AUDIT [1] Hall dan Singleton (2007) membagi kegiatan audit yang utama menjadi: 1. Audit internal, yaitu merupakan fungsi penilaian independen yang dibentuk dalam perusahaan untuk mempelajari dan mengevaluasi berbagai aktivitasnya sebagai layanan bagi perusahaan. PEMBAGIAN KEGIATAN AUDIT [2] 2. Audit teknologi informasi, merupakan audit berbasis risiko, seperti juga audit internal dan eksternal. Lingkup audit TI telah m

Recently converted files (publicly available):