• Document: PAROKI KAMPUNG SAWAH SANTO SERVATIUS
  • Size: 4.09 MB
  • Uploaded: 2019-05-16 23:52:49
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PAROKI KAMPUNG SAWAH SANTO SERVATIUS PROGRAM KERJA TAHUN 2014 SECARIK WACANA DARI ROMO PAROKI Para ketua lingkungan, ketua wilayah, ketua komunitas, kepala sekolah, ketua seksi dan tentunya umat Paroki Santo Servatius yang terkasih,Buku Program Paroki Kampung Sawah Santo Servatius ini akhirnya rampung. Sebuah buku sederhana yang boleh dipakai sebagai pedoman pelayanan di paroki. Satu dan sederhana Buku sederhana untuk pelayanan yang sederhana. Sesederhana semangat yang hendak kita wartakan di paroki ini, yakni semangat untuk menjadi OASE ROHANI BERNUANSA BETAWI. Semangat tersebut boleh disebut sebagai fokus pastoral paroki selama tahun 2014. Cukup satu, tak perlu beberapa. Agar kita fokus dan mendalam saat mengaplikasi semangat tersebut di segala lini pelayanan. Hanya satu dan sederhana. Pilihan kita untuk menjadi oase rohani artinya kita, komunitas kita, siapsedia, seiasekata untuk menjadi rumah yang teduh bagi perziarahan rohani umat yang kita layani, maupun masyarakat di sekitar kita. Pilihan nuansa betawi, seperti yang selama ini kita alami dan selami, tentu merupakan hakikat hidup di bumi Kampung Sawah yang sedari awal memiliki budaya yang khas, seraya menjalani salah satu Ajaran Gereja yang dicatat pada Dokumen Vatikan Ad Gentes 10 yang menyebutkan, “Untuk mewartakan dan menghadirkan Injil keselamatan Kristus Gereja harus memasuki golongan-golongan itu dengan gerak yang sama seperti Kristus sendiri, ketika Ia dalam penjelmaan-Nya mengikatkan diri pada keadaan-keadaan sosial dan budaya tertentu, pada situasi orang-orang yang sehari-hari dijumpai-Nya” Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo, melalui surat gembalanya, menetapkan tahun 2014 sebagai Tahun Pelayanan. Tema untuk tahun Pelayanan 2014 ini adalah Dipilih untuk Melayani. “Setiap bentuk usaha untuk semakin memuliakan martabat manusia, mewujudkan kesejahteraan umum, mengembangkan solidaritas, memberi perhatian lebih kepada sudara-saudari kita yang kurang beruntung, dan melestarikan keutuhan ciptaan, adalah pelayanan, “ungkap Mgr Suharyo. Selanjutnya, uskup agung Jakarta tersebut menekankan,“Kita yakin melalui berbagai pelayanan sederhana yang kita lakukan dan prakarsa- prakarsa kreatif yang kita usahakan, baik sendiri maupun bersama- sama sebagai keluarga, komunitas, lingkungan, wilayah, stasi, paroki maupun keuskupan, kita menampakan kemuliaan Allah.” 1 Inspirasi dari Bapak Uskup mengarahkan kepada kita bahwa pelayanan seyogyanya tak perlu muluk-muluk. Cukup dimulai dengan menyapa keluarga-keluarga di lingkungan, menjadi inspirator di erte- erte untuk mengembangkan solidaritas, sambil sesekali mengajak tetangga untuk merawat lingkungan hidup dimulai dengan cara yang paling sederhana misalnya kerja bakti. Sudah selayaknya kita keluar dari wilayah aman dan nyaman kita. Pelayanan sederhana untuk menjadi oase rohani Menjadi OASE ROHANI BERNUANSA BETAWI, selain semangat tentu merupakan elan gerak pelayanan kita di tahun 2014. Kita akan mencoba menyusun bersama, menyepakati, menziarahi, dan menyelenggarakan Ekaristi bernuansa Betawi Kampung Sawah secara berkala, lebih kerap dari sebelumnya. Kita juga mencoba menyusun bersama doa-doa yang menggunakan dialek Kampung Sawah. Secara bertahap, kita pun akan mengemas desain besar kompleks gereja, gereja berikut ornamen, petunjuk dan papan rambu, juga kolumbarium – kompleks pemakaman berupa kolom atau loker-loker di dinding -- bercorak Betawi. Semua elan pelayanan maupun rencana pembangunan fisik bertahap tersebut seyogyanya kita lakukan dengan segenap hati. Seperti ajakan Paulus lewat suratnya,“Apapun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3 :23). Kesegenaphatian menjadi sangat berarti karena elan pelayanan sederhana di 2014 tersebut melulu dimuarakan untuk menjadikan Paroki Kampung Sawah Santo Servatius sebagai oase rohani. Menjadi rumah hati yang teduh. Setiap kita, setiap keluarga kita, setiap lingkungan kita diharapkan menjadi rumah- rumah hati yang teduh. Mari kita seiyasekata, siapsedia mengkreasikan pelayanan sederhana kita untuk menuju ke sana, agar semakin dekat menampakkan kemuliaan Allah. Kampung Sawah, akhir Januari 2014 Yakobus Rudiyanto SJ Romo Paroki 2 PAROKI KAMPUNG SAWAH SANTO SERVATIUS Visi Gereja Katolik di Kampung Sawah dibangun dan dikembangkan menjadi umat Allah yang semakin setia kepada Yesus Kristus sebagai saksi dan utusan-Nya, berbasis budaya Betawi yang terbuka pada keanekaragaman dengan semangat persaudaraan sejati berlandaskan cinta kasih dan pelayanan. Misi Memberdayakan komunitas basis yang berpusat pada Yesus Kristus agar semakin berkualitas dalam : 1. Penghayatan dan pewartaan iman. 2. Persaudaraan dan pelayanan kasih, 3. Mengembangkan budaya Betawi, 4. Dialog dalam interaksi dengan budaya dan keyakinan lain. Arah Dasar Pastoral KAJ 2

Recently converted files (publicly available):