• Document: HUBUNGAN ANTARA BEBAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT PASIEN PERILAKU KEKERASAN DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT MARZOEKI MAHDI BOGOR
  • Size: 280.29 KB
  • Uploaded: 2019-02-13 04:10:43
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

HUBUNGAN ANTARA BEBAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT PASIEN PERILAKU KEKERASAN DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT MARZOEKI MAHDI BOGOR Sri Suryaningrum1, Ice Yulia Wardani2 1. Mahasiswa Sarjana Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Kampus FIK UI, Jl. Prof. Dr. Bahder Djohan, Depok, Jawa Barat-16424 2. Dosen Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Kampus FIK UI, Jl. Prof. Dr. Bahder Djohan, Depok, Jawa Barat-16424 Email: srisuryaningrum@ymail.com ABSTRAK Skizofrenia menduduki peringkat keempat sebagai penyakit yang membebankan di seluruh dunia. Salah satu manifestasi klinik dari skizofrenia adalah perilaku kekerasan. Beban berat yang dirasakan keluarga dapat menurunkan kemampuan keluarga merawat pasien dengan perilaku kekerasan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi hubungan beban dengan kemampuan keluarga merawat pasien perilaku kekerasan di Poliklinik Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor. Desain penelitian adalah analitikdengan tehnik purposive sampling terhadap 103 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara beban dengan kemampuan keluarga dalam merawat pasien perilaku kekerasan (P value<0,05). Peningkatan kemampuan keluarga merawat pasien perilaku kekerasan perlu dilakukan agar beban yang dirasakan keluarga menjadi berkurang. Kata kunci:Beban,Kemampuan, Keluarga,Perilaku kekerasan, Skizofrenia. ABSTRACT Schizophrenia is the fourth most burdening health problem in the world. One of the clinical manifestation of schizophrenia is violent behavior. Strenous burden perceived by the family could lower the ability of family to care for patient. The purpose of this study is to indentify the relationship of family’s burden and the family ability to care for patient with violent behavior at the Psychiatric Clinic of Marzoeki Mahdi Hospital of Bogor. This study used analitical design and collected 103 samples using the purposive sampling technique. This study result indicated a significant relationship between family’s burden and family ability to care for patient with violent behavior (p value < 0,05). Study showed it is necessary to increase family capability in caring for patient with abusive behavior in order to lower the burden perceived by the family. Key words: Burden, Ability, Family, Violent Behavior, Schizophrenia. 148 Jurnal Keperawatan Jiwa 148 Volume Jurnal1 No. 2 November 2013 Keperawatan Jiwa . Volume 1, No. 2, November 2013; 148-155 148-155 PENDAHULUAN dalam menghadapi perilaku pasien, dan beban sosial terutama menghadapi Skizofrenia menduduki peringkat 4 dari stigma dari masyarakat tentang anggota 10 penyakit terbesaryang membebankan keluarganya yang mengalami gangguan di seluruh dunia. Biaya yang jiwa. Dampak dari beban yang dikeluarkan untuk perawatan yang dirasakan keluarga akan mempengaruhi diberikan keluarga dan terkait kejahatan kemampuan keluarga dalam merawat serta terkait kesejahteraan akibat pasien. Jika keluarga terbebani skizofrenia sebesar 33 miliar dolar kemungkinan keluarga tidak mampu setiap tahunnya di Amerika Serikat merawat pasien dengan baik. (Stuart, 2007). Berdasarkan latar belakang tersebut Hasil Riskesdas (2007) menjelaskan maka dapat dirumuskan masalah bahwa prevalensi gangguan jiwa di penelitian yaitu “Apakah ada hubungan Indonesia adalah 4,6 0/00. Prevalensi antara beban keluarga dengan tertinggi terdapat di Provinsi DKI kemampuan keluarga dalam merawat Jakarta (20,3 0/00) yang kemudian secara pasien perilaku kekerasan di Poliklinik berturut-turut diikuti oleh Provinsi RS Marzoeki Mahdi Bogor?” Nangro Aceh Darussalam (18,5 0/00), Sumatera Barat (16,7 0/00), Nusa METODE Tenggara Barat (9,9 0/00), Sumatera Selatan (9,2 0/00). Prevalensi terendah Desain penelitian ini adalah desain analitik terdapat di Maluku (0,9 0/00). kategorik berpasangan, yaitu metode untuk Di RS Marzoeki Mahdi Bogor data yang di mengetahui ada atau tidaknya hubungan dapat dari bagian rekam medis pada tahun antara beban keluarga dengan kemampuan 2010 pasien skizofrenia yang dirawat inap keluarga merawat pasien perilaku berjumlah 9952 orang dan pasien rawat kekerasan. jalan berjumlah 1217 orang, sedangkan tahun 2011 pasien yang dirawat inap Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 1549 orang dan yang rawat jalan d

Recently converted files (publicly available):