• Document: HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DAN KECENDERUNGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA DEWASA AWAL
  • Size: 3.1 MB
  • Uploaded: 2019-05-17 03:29:51
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DAN KECENDERUNGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA DEWASA AWAL SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi Disusun oleh: Yunika Ayu Agrippina 119114047 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2016 i PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HAL ii PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Motto He gives strength to the weary and increases the power of the weak. (Isaiah 40:29) The secret of getting ahead is getting started ( Mark Twain) It does not matter how slowly you go as long as you do not stop (Confucius) but those who hope in the LORD will renew their strength. They will soar on wings like eagles; they will run and not grow weary, they will walk and not be faint. (Isaiah 40:31) iv PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Ku persembahkan usaha dan karya ini untuk Tuhan Yesus yang menyertai dan memampukan ku menghadapi semua Orangtua yang senantiasa mendukung dan mendoakanku Keluarga ku Sahabat-teman sepermainan-teman suka dan duka Dan Mereka yang selalu mempertanyakan “Kapan didadar??Kapan wisuda??” Kalian mendorongku untuk tetap mengerjakan skripsi ini v PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian dari karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, April 2016 Peneliti Yunika Ayu Agrippina vi PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN KECENDERUNGAN PERILAKU CYBERBULLYING PADA DEWASA AWAL Yunika Ayu Agrippina ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kematangan emosi dan kecenderungan perilaku cyberbullying pada dewasa awal. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan negatif antara kematangan emosi dan kecenderungan perilaku cyberbullying, yaitu semakin tinggi kematangan emosi yang dimiliki oleh individu maka akan semakin rendah kecenderungan perilaku cyberbullyingnya, begitupun sebaliknya. Untuk membuktikan hipotesis tersebut maka analisis hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi Spearman Rho pada SPSS 21.00.Subjek dalam penelitian ini adalah dewasa awal dengan rentang usia 18-25 tahun dan telah memiliki akses terhadap internet selama satu tahun, dengan jumlah subjek laki-laki sebanyak 81 orang dan subjek perempuan sebanyak 69 orang. Dalam penelitian ini digunakan dua skala, variabel kematangan emosi diukur dengan menggunakan skala Kematangan Emosi yang disusun berdasar pada teori Kematangan Emosi Katkovsky dan Gorlow dan variabel kecenderungan perilaku cyberbullying diukur menggunakan skala Kecenderungan Perilaku Cyberbullying berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Willard. Koefisien reliabilitas dari skala Kematangan Emosi sebesar 0,859, sedangkan reliabilitas skala Kecenderungan Perilaku Cyberbullying sebesar 0, 924. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi (r) antara kematangan emosi dan kecenderungan perilaku cyberbullying pada dewasa awal sebesar -0,110 dengan nilai signifikansi (p) = 0,075 (p>0,05), maka dapat disimpulkan bahwa kedua variabel tersebut tidak berkorelasi. Kata kunci : kematangan emosi, kecenderungan perilaku cyberbullying, dewasa awal. vii PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI CORRELATION BETWEEN EMOTIONAL MATURITY AND CYBERBULLYING BEHAVIOR TENDENCY IN EARLY ADULTHOOD Yunika Ayu Agrippina ABSTRACT This research aimed to examine the relationship between emotional maturity and cyberbullying behavior tendency in early adulthood. This research hypothesis was there is neg

Recently converted files (publicly available):