• Document: PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF LEVEL I TERHADAP TEKANAN DARAH DAN SATURASI OKSIGEN PASIEN KRITIS DENGAN PENURUNAN KESADARAN
  • Size: 353.1 KB
  • Uploaded: 2019-03-15 00:09:30
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

1 Pengaruh mobilisasi progresif terhadap tekanan darah dan saturasi oksigen PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF LEVEL I TERHADAP TEKANAN DARAH DAN SATURASI OKSIGEN PASIEN KRITIS DENGAN PENURUNAN KESADARAN Mugi Hartoyo1; Shobirun2; Budiyati3; Rizqi Rachmilia4 1, 2, 3 Dosen Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Semarang (Korespondensi autor: jurnalppnijateng@gmail.com) 4 Laboran Jurusan Keperawatan Abstrak Pasien yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) merupakan pasien kritis yang dalam keadaan terancam jiwanya karena kegagalan atau disfungsi pada satu atau multipel organ yang disertai gangguan hemodinamik. Pasien kritis dalam keadaan penurunan kesadaran memiliki keterbatasan dalam mobilisasi, yang berdampak terhadap tekanan darah dan saturasi oksigen yang tidak stabil. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk menangani hal tersebut dengan mobilisasi progresif level I berupa head of bed, ROM, dan rotasi lateral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mobilisasi progresif level I terhadap tekanan darah dan saturasi oksigen pada pasien kritis dengan penurunan kesadaran di ruang ICU. Metode penelitian ini menggunakan pra eksperimental dengan rancangan pre-test and post-test one group design. Responden penelitian ditetapkan dengan non probability sampling dengan metode total sampling. Penelitian dilaksanakan di ruang ICU pada 15 responden yang terdiri dari 10 responden perempuan dan 5 responden laki-laki dan memenuhi kriteria inklusi. Uji dependent t-test menunjukkan ada pengaruh mobilisasi progresif level I terhadap tekanan darah sistolik (p = 0,024), tekanan diastolik (p = 0,002), dan saturasi oksigen (p = 0,000). Mobilisasi Progresif Level I dapat meningkatkan tekanan darah dan saturasi oksigen pada pasien kritis dengan penurunan kesadaran. Mobilisasi Progresif Level I dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan untuk meningkatkan tekanan darah dan saturasi oksigen pasien kritis dengan penurunan kesadaran dengan tekanan darah di bawah normal. Kata kunci: Mobilisasi progresif level I, tekanan darah, saturasi oksigen, pasien kritis. Pendahuluan angka kematian pasien sebanyak 89 pasien. Pada Pasien yang dirawat di ruang Intensive tahun 2015 sebanyak 655 pasien yang masuk ruang Care Unit (ICU) adalah pasien dalam keadaan ICU dengan angka kematian sebanyak 92 pasien. terancam jiwanya karena kegagalan satu atau Pada tahun 2016 periode Januari-September multipel organ yang disertai gangguan sebanyak 448 pasien dengan angka kematian hemodinamik dan masih ada kemungkinan dapat sebanyak 60 pasien. Rata-rata pasien perbulan disembuhkan kembali melalui perawatan, sebanyak 43 pasien yang dirawat di ruang ICU. pemantauan dan pengobatan intensif (Setiyawan, Pasien dalam keadaan penurunan 2016). Pemantauan hemodinamik sangat penting kesadaran, terutama dengan kasus-kasus stroke dan karena dapat digunakan untuk mengenali syok cidera kepala pada umumnya akan memberi dampak sedini mungkin pada pasien kritis (Jevon, 2009). pada tekanan darah menjadi tidak stabil (Rihiantoro, Pasien Kritis dengan masa rawat yang lama akan 2008). Pasien kritis yang diberikan sedasi akan menimbulkan banyak masalah kesehatan yang mempengaruhi kesadaran yang menyebabkan mucul diantaranya pneumonia, kelemahan, nyeri penurunan kemampuan secara aktif yang dapat akut, gangguan fungsi organ dan gangguan mengganggu sirkulasi darah dan kerja jantung kesadaran (Ainnur, 2016). (Zakiyyah, 2014). Oleh karena itu, penilaian dan Penelitian Iyer (2009) di ruang ICU pada penanganan hemodinamik merupakan bagian 100 pasien yang mengalami penurunan kesadaran penting pada pasien ICU. Komponen pemantauan diantaranya disebabkan oleh perdarahan hemodinamik meliputi tekanan darah, heart rate, intraserebral, stroke iskemik, perdarahan indicator perfusi perifer, pernapasan, produksi urine, subarachnoid, craniotomi, trauma dan anoxic saturasi oksigen dan GCS (Jevon, 2009). ischemic. Berdasarkan studi pendahuluan yang Pada keadaan gangguan hemodinamik, dilakukan pada tanggal 7 Desember 2016 dari data diperlukan pemantauan dan penanganan yang tepat rekam medis menunjukkan pada tahun 2014 terdapa

Recently converted files (publicly available):