• Document: MANUAL TERPADU. 1. Pendahuluan 1.1 Umum
  • Size: 171.03 KB
  • Uploaded: 2018-10-17 07:45:15
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

No. dokumen : No. revisi : 00 MANUAL TERPADU Tanggal : Halaman : 1 dari 15 1. Pendahuluan 1.1 Umum PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel dalam melaksanakan kegiatan pembangkitan listrik menyadari bahwa kegiatannya berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas kegiatan dan aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan. PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel memprioritaskan aspek mutu, lingkungan dan K3 dalam kegiatan operasi, dalam penerapannya menggunakan standar ISO 9001:2008 (mutu), ISO 14001:2005 (lingkungan) dan SMK3 PP 50/2012 (K3) disebut sebagai Sistem Manajemen Terpadu, selanjutnya disingkat dengan SMT. Kaidah-kaidah mutu, lingkungan dan K3 harus terintegrasi dalam setiap kegiatan untuk mencegah dan menurunkan/mengurangi insiden (kegagalan peralatan, kecelakaan kerja, kebakaran, ledakan, penyakit akibat kerja, pencemaran lingkungan dan gangguan operasi lainnya) serta minimumkan risiko operasi guna meningkatkan keandalan, efisiensi dan produktivitas. Hal ini menjadi tanggung jawab seluruh jajaran pekerja, Mitra Kerja dan Mitra Usaha, tim manajemen berkewajiban memantau pelaksanaannya secara konsisten. Diketahui bahwa kinerja semua pihak saling berhubungan, baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam operasi akan mempengaruhi citra PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel maka dipandang perlu diterbitkan Manual SMT sebagai acuan bagi pihak-pihak terkait dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam setiap kegiatannya. Pedoman SMT akan dijabarkan kembali dalam dokumentasi sistem yang lebih rinci yaitu Prosedur yang menjelaskan secara lebih detail tentang tata cara pelaksanaan proses- proses yang sudah digambarkan dalam Pedoman SMT yang secara garis besar sesuai dengan SMT yang diterapkan di PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel. 1.2 Profile PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel Nama Perusahaan : PT. PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN SUMBAGSEL Alamat : Jl. Demang Lebar Daun No. 375 Palembang 30128 Telephone : (0711) 374951 Faximile : (0711) 374958 Email : info.kitsbs@pln.co.id Sejarah Ketenagalistrikan di Indonesia dimulai pada akhir abad ke-19, ketika beberapa perusahaan Belanda mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk keperluan sendiri. Pengusahaan tenaga listrik tersebut berkembang menjadi untuk kepentingan umum, diawali dengan perusahaan swasta Belanda yaitu NV. NIGM yang memperluas usahanya dari hanya di bidang gas ke bidang tenaga listrik. Selama Perang Dunia II berlangsung, perusahaan-perusahaan listrik tersebut dikuasai oleh Jepang dan setelah kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, perusahaan-perusahaan listrik tersebut direbut oleh pemuda-pemuda Indonesia pada bulan September 1945 dan diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia. Pada tanggal 27 Oktober 1945, Presiden Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas, dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik hanya sebesar 157,5 MW saja. Tanggal 1 Januari 1961, Jawatan Listrik dan Gas diubah menjadi BPU-PLN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Listrik Negara) yang bergerak di bidang listrik, gas dan kokas. Tahun 1972, Pemerintah Indonesia menetapkan status Perusahaan Listrik Negara sebagai Perusahaan Umum Listrik Negara (PLN). Tahun 1990 melalui Peraturan Pemerintah No. 17, No. dokumen : No. revisi : 00 MANUAL TERPADU Tanggal : Halaman : 2 dari 15 PLN ditetapkan sebagai pemegang kuasa usaha ketenagalistrikan. Tahun 1992, pemerintah memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk bergerak dalam bisnis penyediaan tenaga listrik. Sejalan dengan kebijakan di atas, pada bulan Juni 1994 status PLN dialihkan dari Perusahaan Umum menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Kantor Induk PT. PLN KITSBS juga memiliki 9 unit Pembangkit, adapun unit tersebut adalah: 1. Sektor Bandar Lampung (SBDL) 2. Sektor Tarahan (STAR) 3. Sektor Bukit Asam (SBAM) 4. Sektor Keramasan (SKRM) 5. Sektor Bengkulu (SBKL) 6. Sektor Bukit Tinggi (SBKT) 7. Sektor Ombilin (SOMB) 8. Sektor Jambi (SJMB) 9. Sektor Teluk Sirih (STIR) 1.3 Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel ditetapkan berdasarkan SK General Manager Nomor 114.K/GM KITSBS/2008. Tugas - tugas dan fungsi dari masing-masing pejabat dituangkan dalam Uraian Jabatan yang dibagikan kepada masing- masing pejabat melalui koordinasi Bidang SDM & ADM. Struktur Organisasi PT. PLN (Persero) Pembangkitan Sumbagsel dapat dilihat dalam lampiran Pedoman Sistem ini. (Lampiran 1) 1.4 Ruang Lingkup Penerapan SMT diterapkan untuk seluruh proses kerja dan area yang ada di lingkungan

Recently converted files (publicly available):