• Document: PERBEDAAN INDEX ERITROSIT PADA PASIEN ANEMIA GAGAL GINJAL KRONIK DAN THALASSEMIA MAYOR
  • Size: 487.99 KB
  • Uploaded: 2019-02-13 14:52:10
  • Status: Successfully converted


Some snippets from your converted document:

JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO Volume 5, Nomor 4, Oktober 2016 Online : http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/medico ISSN Online : 2540-8844 Yoanita Pratiwi Budiwiyono, Banundari Rachmawati, Meita Hendrianingtyas PERBEDAAN INDEX ERITROSIT PADA PASIEN ANEMIA GAGAL GINJAL KRONIK DAN THALASSEMIA MAYOR Yoanita Pratiwi Budiwiyono1, Banundari Rachmawati2, Meita Hendrianingtyas2 1 Mahasiswa Program Pendidikan S-1 Kedokteran Umum, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro 2 Staf Pengajar Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro Jl. Prof. H. Soedarto, SH., Tembalang -Semarang 50275, Telp. 02476928010 ABSTRAK Latar Belakang: Pasien GGK dan thalassemia keduanya mengalami anemia mikrositik hipokromik. Beberapa rumus index eritrosit dapat digunakan sebagai parameter penapisan thalassemia. Beberapa contohnya yaitu: Mentzer Index (MI), RBC distribution width index (RDWI), Hisham Index (HI) dan Hameed Index (HA). Tujuan: Membuktikan perbedaan index eritrosit pada pasien gagal ginjal kronik dan thalassemia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan belah lintang. Masing-masing populasi berjumlah 40 orang. Data Complete Blood Count (CBC) yang didapat dengan menggunakan alat analisa hematologi otomatis dimasukkan ke dalam rumus MI, RDWI, HI, dan HA. Uji statistik menggunakan uji T tidak berpasangan. Hasil: Rerata MI pada GGK yaitu 28,03 dan pada thalassemia yaitu 20,24 . Rerata RDWI pada GGK yaitu 399,64 dan pada thalassemia yaitu 402,01. Rerata HI pada GGK yaitu 132,39 dan pada thalassemia yaitu 138,49. Rerata HA pada GGK yaitu 14,37 dan pada thalassemia yaitu 23,8. Terdapat perbedaan bermakna antara dua kelompok pada MI (p=0,00) dan HA (p=0,01). Tidak terdapat perbedaan bermakna antara dua kelompok pada RDWI (p=0,917) dan HI (p=0,448). Kesimpulan: Terdapat perbedaan MI dan HA, tetapi tidak terdapat perbedaan pada RDWI dan HI antara 2 kelompok. Kata Kunci: GGK, Thalassemia, index eritrosit ABSTRACT ERYTHROCYTE INDEX DIFFERENCE BETWEEN CHRONIC KIDNEY FAILURE PATIENTS AND MAJOR THALASSEMIA Background: Chronic kidney disease (CKD) and thalassemia patients were having microcytic and hypochromic anemia. Some erythrocyte index could be used for thalassemia screening parameters, such as Mentzer Index (MI), RBC distribution width index (RDWI), Hisham Index (HI) dan Hameed Index (HA). Aim: To prove the difference of erythrocyte index between CKD and thalassemia patients. Methods: Observational analytic with cross sectional approach. Samples were 40 Thalassemia patients and 40 CKD patients. Complete Blood Count (CBC) data were determined by hematology analyzer which then counted into MI, RDWI, HI, dan HA formula. Independent T test were used as statistical test. Result: The mean of MI on CKD was 28,03 and on thalassemia was 20,24. The mean of RDWI on CKD was 399,64 and on thalassemia was 402,01. The mean of HI on CKD was 132,39 and on thalassemia was 138,49. The average HA on CKD was 14,37 and on thalassemia was 23,8. There was a significant difference of MI (p=0,00) and HA (p=0,01). There was no a significant difference of RDWI (p=0,917) and of HI (p=0,448). 1911 JKD, Vol. 5, No. 4, Oktober 2016 : 1911-1922 JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO Volume 5, Nomor 4, Oktober 2016 Online : http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/medico ISSN Online : 2540-8844 Yoanita Pratiwi Budiwiyono, Banundari Rachmawati, Meita Hendrianingtyas Conclusion: There were significant difference of MI and HA indexes between thalassemia and CKD patients. There were no significant difference of RDWI and HI indexes between thalassemia and CKD patients. Key words: CKD, Thalassemia, erythrocyte index. PENDAHULUAN Prevalensi anemia di dunia menurut World Health Organization (WHO) tahun 2008 pada anak pra-sekolah adalah 47,4% yaitu 293,1 juta, pada wanita hamil 41,8% yaitu 56,4 juta dan pada wanita tidak hamil 30,2% yaitu 468,4 juta. Anemia pada gagal ginjal sekitar 12,4% yaitu 230.000 sedangkan pada penderita gagal ginjal yang disertai infeksi kronik sebesar 6,5% yaitu 120.000.1 Anemia penyakit kronik adalah anemia yang berhubungan dengan reaksi inflamasi dan memicu reaksi kompleks yang membatasi ketersediaan zat besi pada sumsum tulang. Anemia penyakit kronik dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti infeksi, kanker, autoimun, penolakan kronik setelah transplantasi organ padat, dan gagal ginjal kronik. Rendahnya jumlah zat besi dapat mengurangi produksi hemoglobin dan eritrosit yang memicu anemia.1,2 Anemia pada penyakit kronik yang sering dijumpai yaitu pada penyakit gagal ginjal kronik (GGK).3 Anemia pada GGK berhubungan dengan penurunan kualitas hidup, peningkatan risiko penyakit jantung, risiko rawat inap, gangguan kognitif

Recently converted files (publicly available):